Linda Shierly

An Author

Cermin

Yang ditulis tangan kiri, di meja jati ruang tengah, pada malam ketujuh

Kalau di rumahmu ada cermin yang ditutup kain, terutama kain hitam, terutama yang dijahit rapi di keempat sisinya dan sudah bertahun-tahun tidak dibuka, aku minta satu hal saja: biarkan tetap begit...

Chance

the selfish love

I love you even though it’s hard. I was enjoy every second I spend with you. With you, though not for long, I found myself. “For you.” I smiled after giving you a packet of sausage filled cr...

Sepatu

cinta sejati tak selalu diciptakan untuk bersatu di bawah atap yang sama...

Satu kata yang sempat kuucap. Satu kalimat yang pernah kaudengar. Isi hatiku yang teramat dalam dan rumit untuk kaumengerti. Aku mencintaimu. “Aku mencintaimu.” Tasha mengeratkan dekapannya, meny...

Sepasang Sepatu

bagai sepasang sepatu yang seirama

Di atas balkon tempat kita merajut janji, Senja berlalu membawa sisa pelukan sunyi. Satu kata yang tertahan di palung hati, Kini melebur bersama luka yang tak bertepi. Setahun lalu di sudut kota...

13 Years Regret

Maaf karena cinta pertamamu kini menjadi suamiku...

Aku selalu mendukungnya. Aku selalu menemaninya. Aku menyayanginya sampai rasa sayang itu retak, lalu berubah bentuk menjadi sesuatu yang lain: benci. Dulu, dia sahabatku. Orang yang paling kusaya...

Mati

sebuah puisi untuk bercermin

Aku adalah singa Mengaum sebagai raja Berjalan tengadah menunjukan kuasaku Sorot mataku menakuti Siapapun harus hormat Karena akulah si penguasa Tak bisa disamakan Aku titisan dewa Kan kujaga semes...

Home

i want to go home, but nobody's home.

I lay my head down on the dark brown desk. The tip of the white veil I was wearing was out of shape, messy. My eyes are puffy and I close them tightly. It’s messed up, my heart’s a mess. “Nasy...

Anya Mau Bapak

Bapak, Anya rindu. Tapi rindu membawa Anya pergi...

Aku menatap mata ibu dalam-dalam, menunggu jawaban atas permintaanku. Ibu menghela napas, lalu mematikan kompor. “Anya, Ibu kan sudah bilang. Anya harus paham, ya.” Kecewa menyergapku. Aku bahkan...