Linda Shierly

An Author

Epidemi Label Instan

Menelusuri Fenomena Self-Claim dan Self-Diagnose di Era Linimasa Digital

Buka guliran (scroll) media sosial kita hari ini, dan kita akan disambut oleh sebuah pemandangan yang hampir mustahil untuk dihindari. Di TikTok, Instagram Reels, hingga cuitan-cuitan di linimasa X...

Istri: Pilar Kekuatan dalam Harmoni Keluarga

Menemukan Keseimbangan, Spiritualitas, dan Aktualisasi Diri dalam Rumah Tangga

Dalam Islam, istri memiliki kedudukan yang mulia dan peran yang tak tergantikan sebagai pilar kekuatan dalam membangun keluarga yang harmonis. Istri bukan sekadar pasangan hidup, tetapi penjaga cin...

Jatuh Cintamu Hari Ini Menentukan Masa Depan Generasi

Cinta dalam Pengertian Agama dan Pandangan Modern

Cinta dalam Pengertian Agama dan Pandangan Modern Cinta adalah salah satu nikmat terbesar dari Allah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Islam memandang cinta sebagai fitra...

Patriarki dan Feminisme Itu Tak Ada dalam Islam

Menemukan Keadilan Hakiki dan Keseimbangan Fitrah Melampaui Polarisasi Gender Modern

Pendahuluan Istilah patriarki dan feminisme telah menjadi topik perdebatan hangat dalam diskusi mengenai keadilan gender di era modern. Patriarki didefinisikan sebagai sistem sosial yang menempatk...

Utuh Menjadi Perempuan

Dunia dan Akhirat

Perempuan adalah salah satu ciptaan Allah yang paling istimewa, anugerah yang dipenuhi dengan kemuliaan dan tanggung jawab yang unik. Dalam Islam, perempuan mendapatkan posisi yang tinggi, tidak ha...

Illusion

They stage elections like a traveling show

They stage elections like a traveling show, With smiling puppets dancing heel and toe. They promise rivers where the fields are dry, And feed the starving masses with a lie. The ink is fresh upo...

Sabtu Konser Kenangan

gelar memuakkan

Riuh berisik Ramai berbisik Parau suaramu sampai Getir bayangmu membelai Gelar kenangan memuakkan Lembar memori menyesakkan Aku benci hadir di sini sendirian Sabtu membawakan konser kenangan Hela...

Benua

dan udara yang menghilang

Hilang ditelan waktu Tak terarah, aku tanpamu Langkah terseok, ditemani hujan gemericik Kaki terluka, tersayat-sayat duka lara Aku arungi lima benua Menyeberang, Laut-laut biru nan tenang Aku bere...

Lara

kulihat punggungmu menjauh

Tanpa sadar, langkah kaki kita seragam. Kau di depan sana, melangkah tegak dengan kaki-kaki besar mu. Aku terhenyak sepersekian detik, mengingat kaki-kaki itu biasanya berlarian bersamaku. Kemudia...

Tulisan Sang Bagaskara

dan dengar yang merana

Nan sejauh mata memandang, Aku menemukan tatap yang biasa membuatku tenggelam Lebih jauh dari itu, Hati kecil jahat mengendalikanku. Di seberang sana, Mematung, menatap, sorot matanya bersuara Suk...